Hujan Deras, Jalan Poros Pemenang Putus

Iklan
Hujan Deras, Jalan Poros Pemenang Putus
Hujan Deras, Jalan Poros Pemenang Putus

Sapajambe, Merangin,- Hujan deras dengan Intensitas tinggi masih mengguyur wilayah Kabupaten Merangin, Warga dihimbau untuk terus waspada dan berhati - hati bencana Banjir dan longsor (Bansor).

Seperti hujan Deras yang mengguyur Renah Pemenang Senin malam ( 21/1),Akibatnya jalan dari Desa Lantak Seribu menuju Kecamatan Renah Pamenang dan Pamenang Selatan putus.

Dari pantawan koran ini, Selain siswa yang tidak bisa bersekolah, banyak warga tertahan di atas jembatan karena tidak bisa melintas.

Bahkan anak-anak tidak bisa sekolah. Selain itu juga terlihat warga terpaksa memutar karena ketinggian air membuat jalan tidak bisa dilintasi.

Hal ini seperti diungkapkan Aan salah satu siswa sekolah, mengaku tidak bisa berangkat kesekolah Akibat banjir yang menggenangi jalan menuju ke sekolahnya.

‚¬Å“Hujan semalam saja jalan ini terendam banjir. Kami tidak bisa ke sekolah,‚¬ ungkap Aan, Selasa (21/1).

Terpisah Lemino, salah satu warga Pemenang, juga mengatakan hal yang senada, kata dia, Banjir tersebut adalah banjir tahunan selalu menggenangi badan jalan hingga 50 cm.

"Ya,Jalan ini merupakan jalan alternatif bagi kami untuk ke sekolah dan pusat pemerintahan. Ini hampir setiap tahun banjir disini,"ungkapnya.

Dikatakan Lemino, dirinya sendiri berencana hendak pergi ke kebun, namun terpaksa memilih pulang ke rumahnya.

"Rencana saya mau kekebun hari ni, mau manen, tapi saya lihat tidak bisa melintas. Maka saya pulang lagi," tandasnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin, Akmal Zen, Saat dikonfirmasi menyebutkan, banjir di daerah tersebut merupakan banjir langganan. ‚¬Å“Lokasinya sama, ini memang sudah langganan banjir,‚¬ ujarnya saat dihubungi media ini.

Menurutnya, banjir yang merendam jalan poros tersebut, karena tidak teraturnya Daerah Aliran Sungai (DAS). Sehingga, saat hujan lebat, air dengan cepat naik ke Badan Jalan.

"Daerah itu cepat banjir, kemudian cepat pula surut. Kalau tidak ada hujan malam nanti kenungkinan air sudah surut,"singkatnya.(li)

Iklan