Tuntut Aktivitas PETI dihentikan, Ratusan Warga Desa Lubuk Bedorong Demo Mapolres Sarolangun

Iklan
Tuntut Aktivitas PETI dihentikan, Ratusan Warga Desa Lubuk Bedorong Demo Mapolres Sarolangun
Tuntut Aktivitas PETI dihentikan, Ratusan Warga Desa Lubuk Bedorong Demo Mapolres Sarolangun

Sarolangun - Ratusan warga Desa Lubuk Bedorong Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun berunjuk rasa di depan Mapolres Sarolangun, hari ini (2/2/21). Massa menuntut aktivitas PETI di daerah mereka dihentikan.

Beberapa hari yang lalu aktivitas PETI sempat dihentikan oleh tim gabungan aparat kepolisian, TNI dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Baru beberapa hari berhenti, aktivitas penambangan emas ilegal tersebut kembali beroperasi.

Warga menganggap tim gabungan telah gagal menyetop aktivitas ilegal tersebut. Ini karena PETI kembali beraktivitas tak berapa lama setelah dikeluarkannya 13 alat berat oleh tim gabungan.

Kembali beroperasi PETI juga dianggap bisa mencoreng wajah dan nama baik Kapolda Jambi dan citra buruk bagi kinerja Kapolda Jambi. "Saat ini Kapolda Jambi komitmen berantas PETI di Jambi, seperti halnya beredar foto Kapolda Jambi untuk berantas PETI," ujar Ulul Azmi, Tokoh muda Sarolangun.

Ulul Azmi menilai upaya pendekatan yang saat ini dilakukan pihak kepolisian terhadap peaku PETI tidak menyelesaikan masalah.

Salah seorang orato, Wage, juga menyampaikan bahwa  massa aksi menuntut agar aktivitas PETI distop, karena sebelumnya sudah ada tindakan tegas dari tim gabungan. 

"Kemaren sudah ada pemberhentian dan pengeluaran 13 alat berat oleh Tim Gabungan dari pihak kepolisian, TNI dan Pemerintah," teriak Wage.

Wage juga menyampaikan bahwa massa akan kembali melanjutkan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD dan Kantor Bupati Sarolangun.(*)

Iklan